Chat with us, powered by LiveChat

Romelu Lukaku: Manchester United Anggap Saya Bodoh

Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, menyimpan kekesalan besar kepada Manchester United. Ia merasa bekas klubnya itu melihat dirinya sebagai sosok yang bodoh.

Seperti yang diketahui, saga transfer Lukaku ke San Siro berlangsung rumit dan berbelit-belit. Inter Milan berupaya untuk memangkas harga 80 juta pounds yang ditetapkan Manchester United, namun klub asal Inggris tersebut enggan melayaninya. judi casino

Sejumlah rumor tersiar ke hadapan publik, termasuk soal isu rencana Juventus memboyongnya dengan menawarkan Paulo Dybala ke Manchester United. Pada akhirnya, ia berlabuh di Inter Milan dengan mahar 73,7 juta pounds. agen casino

Begitu Lukaku resmi bergabung dengan Inter Milan, unek-uneknya yang pernah ditumpahkan ke salah satu podcast sebelum hengkang dari Old Trafford muncul ke permukaan. Dalam wawancaranya itu, ia membeberkan perilaku manajemen MU yang membuatnya kesal.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2
Lukaku Tak Dilindungi
Awal mula kekesalan penyerang berumur 26 tahun tersebut adalah munculnya sejumlah rumor di publik. Ia merasa klub tidak memberi perlindungan yang sepantasnya untuknya.

“Ada banyak hal yang telah dikatakan, di mana saya merasa tidak diberi perlindungan. Saya merasa ada banyak rumor, Rom akan ke sana, mereka tak menginginkan Rom, dan tak ada satupun orang yang keluar untuk mendiamkannya,” buka Lukaku kepada LightHarted Podcast.

“Itu berlangsung selama tiga-empat pekan. Saya menunggu seseorang keluar untuk mendiamkannya. Itu tidak terjadi. Saya berbicara kepada mereka bahwa sebaiknya kami berpisah. Jika anda tak ingin melindungi seseorang, semua rumor ini akan keluar,” lanjutnya.

2 dari 2
Merasa Dianggap Bodoh
Lukaku heran dengan banyaknya rumor yang beredar di tengah-tengah publik pada saat itu, sementara dirinya beserta sang agen tak pernah memberikan pernyataan apapun. Ia mencurigai ada orang dalam klub sengaja membocorkan informasi tersebut. JWBOLA

“Saya berpikir selama dua-tiga pekan untuk menganalisis, melihat semua omong kosong ini keluar di media. Siapa yang membocorkan? Bukan saya. Bukan agen saya. Saya melihatnya di telepon genggam tiba-tiba muncul tanpa asal yang jelas,” tambahnya.

“Kami tidak bodoh. Mereka menganggap kami bodoh, tapi tidak, Kami tahu siapa yang membocorkan ini. Saya beritahu mereka, anda tak bisa bekerja seperti ini, lebih baik saya pergi sekarang,”.

Kemudian, Lukaku mengkonfirmasi bahwa Inter bukanlah satu-satunya tim yang sedang memantau situasinya pada saat itu. Ada dua tim lain yang menunjukkan ketertarikannya, namun Lukaku tidak menyebutkan namanya.

“Inter bukan satu-satunya tim yang tertarik dengan saya. Ada dua tim yang tertarik dan United tahu situasi saya, apa yang saya ingin lakukan, semuanya tergantung mereka. Saya belum menemukan indikasi dari apa yang merka inginkan. Semuanya tergantung pada mereka dan agen saya untuk menemukan solusi,” tandasnya.